Tahun 2009
Saya termasuk penyuka film bergenre romantic comedy dan drama-romance. Karena ceritanya yang ringan dan menghibur, biasanya saya menonton film-film ini jika sedang ingin beristirahat dari tugas sekolah, atau karena lagi butuh hiburan saja. Sekitar tahun 2000 sampai tahun 2010, film dengan genre ini banyak diproduksi dan sebab itu banyak juga film komedi romantis dan drama dengan kualitas yang baik di rentang tahun ini. Kriteria film komedi romantis - drama yang baik dalam kamus saya adalah ceritanya yang tidak basi dan norak, dan akting dari pemerannya yang bagus. Kriteria kedua jadi semakin penting kalau pemerannya juga rupawan :D
Saya termasuk penyuka film bergenre romantic comedy dan drama-romance. Karena ceritanya yang ringan dan menghibur, biasanya saya menonton film-film ini jika sedang ingin beristirahat dari tugas sekolah, atau karena lagi butuh hiburan saja. Sekitar tahun 2000 sampai tahun 2010, film dengan genre ini banyak diproduksi dan sebab itu banyak juga film komedi romantis dan drama dengan kualitas yang baik di rentang tahun ini. Kriteria film komedi romantis - drama yang baik dalam kamus saya adalah ceritanya yang tidak basi dan norak, dan akting dari pemerannya yang bagus. Kriteria kedua jadi semakin penting kalau pemerannya juga rupawan :D
Salah satu favorit saya adalah P.S. I Love You yang diperankan oleh Gerard Butler. Cerita di film ini diangkat dari novel dengan judul yang sama karya Cecelia Ahern. Saya duluan menonton film ketimbang membaca novelnya. Disamping jalan ceritanya yang bagus dan pemerannya yang keren, saya juga terkesan oleh salah satu latar ceritanya, yang tidak lain adalah lanscape-nya Irlandia. Di salah satu scene saat Holly, si pemeran wanita, sedang tersesat di sebuah taman nasional, yang menjadi konsen saya adalah tumbuhan seperti semak-semak berwarna ungu yang menjadi latar dari gambar cerita tersebut. Setelah mencari tau, ternyata tumbuhan itu bernama heather, sejenis tumbuhan berbunga. Lalu, seperti biasanya setiap melihat sesuatu yang saya sukai di dalam sebuah gambar, saya selalu berujar dengan innocent: saya ingin melihat itu secara langsung!
Tahun 2017
Januari lalu saya mengambil satu mata kuliah saja yang berlangsung selama satu bulan. Baru tanggal 3 Februari lalu saya dan teman se-segrup melakukan presentasi final. Dalam kuliah ini terselip materi tentang kompetisi tumbuhan di hutan belanda berdasarkan pengaruh siklus nitrogen. Tunggu, saya bukan mau membahas kuliah. Tapi ceritanya saat memberikan materi tentang kompetisi itu, dosen saya menyebut-nyebut heather, saya hanya merasa familiar saja dengan nama itu. Lalu langsung mencoba googling dan ketemu! ah ternyata heather yang ini. Kepala saya pun langsung menyusun rencana untuk berkunjung ke Hoge Veluwe, sebuah taman nasional di belanda demi menuntaskan rasa penasaran saya terhadap heather.
![]() |
| tree climbing berlatarkan heather |
Tahun 2016
Beberapa menit yang lalu sebelum menulis ini, saya sedang merapikan folder foto di laptop. Saya membuka salah satu folder berjudul "Wolheze-Nov2016". Folder ini berisi foto-foto saat saya main ke hutan Wolfheze tahun lalu sambil menemani teman melatih kemampuan memanjat pohonnya.
Setelah melihat-lihat sampai zoom-in segala, saya menyadari satu hal. Ternyata saya sudah melintasi padang heather! sudah menyentuh dan memetik heather! Berjalan di setapak yang kiri kanannya heather! oh Tuhan, kemana saja saya? kenapa baru sadar sekarang? Saya memang mendengar teman-teman menyebut-nyebut bahwa tempat yang kami lintasi itu adalah heathland. Dan sudah barang pasti kalau heather tumbuhnya di heathland. Mari tertawakan saya sekarang, saya rela sepenuh hati :')
Jika ingin memaknai, cerita kecil seperti ini pun bisa berarti. Untuk yang satu ini, saya merasa diingatkan lagi: ternyata hidup memang penuh dengan kejutan-kejutan menyenangkan, apalagi kalau kita tau cara mensyukurinya. Alhamdulillah untuk semuanya.






